My Blog Viewers :)

Senin, 03 Maret 2014

BIOBUTANOL FROM ORGANIC WASTE AS SECOND GENERATION BIOFUEL IN INDONESIA


BIOBUTANOL FROM ORGANIC WASTE 
AS SECOND GENERATION BIOFUEL IN INDONESIA

Setyawati Prihatini*)
Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda
Jl. Dr. Ciptomangunkusumo, Kampus Gn. Lipan, Samarinda, 75131, Telp : (0541) 260588

SUMMARY

The world oil production is expected to fall to 20 billion barrels by 2050 (Sun and Cheng 2002). Availability of oil energy sources sparked the efforts to find alternative fuel sources that can be updated and can be obtained easily and friendly environment. One of the renewable energy is known so far and developed include bioethanol, biodiesel, biokerosene, and biobutanol. Biobutanol is one of the alternative energy sources being developed at this time to replace the role of petroleum. However, recently, the development has been done using raw materials some of which are food crops with high economic value such as: cassava, maize, and oil palm. Feedstock crops cannot be used because of its use will be competing with people's food needs. So that the raw materials of the type of non-food of choice for the development of Biofuel (BBN) second generation.  One of the non-food raw materials are organic urban waste containing lignocellulosic. Organic carbon content of the form of cellulose, hemicellulose and glucose in organic waste and the biodegradable nature is one of the options for organic waste to be used as raw material for a cheap alternative energy sources. Increasing the volume of domestic garbage waste is huge obstacles found on waste management, especially in large cities. Besides garbage is also a potential source of raw material availability is abundant, low-priced, not much utilized and contain simple sugars that can be converted to ethanol is lignosellulosa materials (Sun and Cheng, 2002).  This lignosellulosa materials including: waste-agricultural waste (grass, reed, rice husks, harvest residues, corn cob), poultry waste-waste (animal dung), waste-industrial waste (byproduct of fermentation industry, molasses, bagasse, wood pieces, and the remnants of food canning products), paper containers, paper and other containers. (Sun and Cheng, 2002).Samarinda city garbage which by MCP in April 2010 around 320 years / days thenthe  potential ofSamarinda city garbage can theoretically produce bioethanol size will be 5976.82 kL / year (Irawan and Arifin, 2010). Pformm, et al. (2010) stated that the yield of butanol fermentation results in the ABE (Acetone, Butanol, Ethanol) using the bacterium Clostridium acetobutylicum, two times more than bioethanol. Theoretically, if the potential of Samarinda city garbage is processed into biobutanol, the size of 11952.64 kL / year.  Biobutanol or Butanol Fuel is the second generation alcohol fuel with a higher energy density and lower volatility than ethanol. Some advantages of biobutanol compared to other BBN (bioethanol), among others biobutanol energy content higher than 25% ethanol, ie 110 000 BTU per gallon, while gasoline contains about 115,000 BTU per gallon. In addition, biobutanol can replace up to 100% gasoline or as additives to 85%, can be additive in diesel fuel and lower biobutanol corrosive properties and can be used in gasoline-fueled engine or diesel. According to Ketut Sumada (2012) biobutanol from biomass production process in general is as follows: physical processing of biomass to be fiber (small size); hidrolisa process biomass to produce sugar (glucose) Detoxification (Ezeji, T., et al, 2007) that is the removal of impurities before inhibitor or fermentation of hydrolysates yield.  This detoxification process by adding Ca(OH)2 in the sample hydrolyzate, Na2SO3 and HCl 2 M; Fermentation of sugar (glucose) using Clostridium acetobutylicum bacteria will produce three components, namely Butanol, Isopropanol, and Ethanol, and the last is the process of separation of the three components, can be done by operating the distillation separation of components based on differences in boiling point of each component, because the main components to be separated, there are three components, the distillation column is required two units of the distillation column. so that the resulting product will Biobutanol, ethanol and isopropanol. From the discussion above, the best alternative type of biofuel that can be a substitute or additive of gasoline is biobutanol. The raw materials used must be of non-food materials. Indonesia as the largest producer of rice with 3rd rank and sugar cane 9th world certainly has the potential availability of rice straw and bagasse are abundant. The next challenge is how to set up a second-generation biofuel industry such as biobutanol from non-food raw materials in Indonesia. Some countries that have been developing and producing biobutanol is Brazil, New York and the United States and some of the chemical industry giants such as DuPont, BP, Gevo has launched the construction of the plant butanol from the fermentation process or convert ethanol to butanol plant (Biobutanol, 2010).  From the results of these scientific papers are expected to be able to develop and lead to the idea that technology is effective and efficient, and can make use of municipal solid waste that is not worth a raw material for making biobutanol as a second generation biofuel and can reduce environmental pollution and maintain its sustainability for future generations.
Keywords: Clostridium acetobutylicum Bactery, Biobutanol, Detoxification, Lignocellulose.



SURAT DARI ALLAH

Hari Ini, Tanggal Saat ini, Tahun detik ini

Kepada : KAMU YANG MEMBACA INI
Dari : ALLAH
Perihal : Tentang Kehidupanmu :)


Assalamu'alaikum kamu yang membaca ini :)
bagaimana kesibukanmu hari ini? Sudahkah kamu melaksanakan semua kewajiban dan perintah-perintah Ku? atau kamu sedang sibuk melakukan apa yang aku larang? Bagaimana ibadahmu hari ini? :)
Saya, Tuhanmu.. 
Apakah ketika kamu membaca surat ini kamu sedang mengalami masalah dan kamu sedang memikirkannya? Hai, sudahkah kamu mengadu pada-Ku? :)
Melalui surat ini, Aku akan menyampaikan kepadamu Aku akan menangani masalah yang kamu hadapi. Apapun itu, sebesar dan sesukar apapun masalah yang sedang kamu hadapi.  Dan ingat, aku tidak membutuhkan bantuan mu sedikitpun. Aku Tuhanmu... Aku, lebih besar dari masalahmu :)
Tapi, sudahkah kau tunaikan kewajiban dan melakukan ibadah yang Aku sukai ? :)
Sudahlah, Aku akan tetap menyelesaikan masalahmu.

Tertanda

Rabbi mu

Sahabat, sudahkah kita membaca "LAGI" surat dari Allah untuk kita?
sudah untuk hari ini?
detik ini?
Sahabat, jika kehidupan yang sedang kita jalani saat ini membawa kita pada situasi dan kondisi yang tidak dapat kita tangani maka jangan coba-coba untuk meminta orang lain menanganinya.  Serahkah semuanya kepada Yang Maha memiliki semua kunci masalah, pada-Nya Yang lebih Besar dari masalah kita.  Letakkan permasalahan tersebut pada sebuah kotak yang PASTI akan diselesaikan oleh-Nya.  Semua akan diselesaikan oleh-Nya dalam ukuran waktu-Nya, bukan anda.  Ingat, Allah yang lebih tahu mana, kapan, dimana, apasaja yang terbaik untuk anda :)
Kita hanya diperintahkan untuk melakukan apa-apa yang dicintai, disukai, dan diperintahkan oleh-Nya.

Sahabat, ketika kita sudah merasa tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kemudian kta pasrah, menaruh masalah kita dalam sebuah kotak tahajud di sepertiga malam, maka jangan pernah kita kembali memperhatikan masalah itu kembali, menengoknya maupiun mengkhawatirkan apakah masalah tersbut akan selesai.  Kita harus fokus pada hal-hal yang indah, yang sudah ada dan akan hadir dalam hidup kita.  Kembali fokus pada apa yang Dia perintahkan dan fokus untuk melakukan apa yang Dia sukai, kerjakan dengan sepenuh hati, karena kita tahu, jaminannya adalah masalah kita PASTI akan diselesaikan.

Intinya selama ini adalah POSITIVE THINKING.  Memang susah, tapi aku mencobanya.

ini yang aku lakukan saat aku menulis blog ini :)

Saat aku mengalami hal-hal buruk dalam pekerjaan, aku merasa kesal dan sangat kecewa, rasanya aku ingin menyudahinya, tapi aku teringat kata dosenku yang sangat inspiratif, beliau Pak Dedy Irawan.  Beliau mengatakan semua masalah yang terjadi di dalam pekerjaan pasti akan terjadi disetiap pekerjaan lainnya, dimanapun kita, ingatlah bahwa setiap masalah yang terjadi pasti akan mendewasakan kita dan membentuk mental kita yang lebih tangguh.  Menatal mental para juara.  Kemudian pikirkan orang lain yang tidak memiliki pekerjaan selama bertahun-tahun.  Bukankah seharusnya kita bersyukur? :)
Terkadang kita merasa sedih karena tidak bisa menikmati libur akhir pekan, maka aku melihat contoh dalam lingkungan masyarakatku bahwa disekitar rumahku ada seorang janda yang harus berkerja setiap hari hampir seharian penuh untuk dapat memberi makan anak-anaknya hari itu.

Sahabat, bersyukurlah ketika kita bingung memikirkan dan merenungi tentang hidup kita dan menanyakan maksud dari Allah terhadap apa yang Dia tuliskan dalam lauhul mahfudzNya tentang hidup kita, maka kita juga harus bersyukur karena banyak orang diluar sana yang tidak memiliki kesempatan unyuk berfikir.

Terkadang, aku juga berfikir, ketika diri ini menganggap telah menjadi korban dari ketidaktahuan orang lain, ketidakpedulian orang lain atau yang lebih buruk dari itu, aku kembali berkaca pada masalah yang ada bahwa mungkin aku juga termasuk salah satu dari mereka yang intoleran dan tidak perduli.


Jika saat membaca blog ini kamu memutuskan untuk meneruskan blog ini kepada orang lain, maka kamu mungkin telah menyentuh hidup dan pikiran orang lain dengan cara yang tidak pernah kita tahu.















Senin, 24 Februari 2014

Yang Mana Kerudung mu Ukhti ?


Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh..

ukhtifillah, untuk tulisan kali ini saya akan membahas masalah mengenai penutup kepala . :) 
Yaa benar, banyak diantara kita yang menyebutnya "Kerudung", "Hijab", "Jilbab", Khimar dan sebagainya, Namun kebanyakan orang awam menyebut penutup kepala yang sering digunakan oleh wanita muslimah sebagai jilbab atau kerudung.  Ketika masyarakat kita mengenal kata ‘jilbab’ (dalam bahasa indonesia) maka yang dimaksud adalah penutup kepala dan leher bagi wanita muslimah yang dipakai secara khusus dan dalam bentuk yang khusus pula.

Sekalipun sama-sama punya kerudung..

Tapi semuanya berbeda menurut ajaran agama masing-masing, ada pembeda sebagai tanda bagi pemeluk ajaran tersebut agar bisa dikenali..
Jadi kalo muslimah pake hijab gaya biarawati ya berarti sama dengan biarawati..

WARNING ! : Ini Hanya sebagai pengingat buat kita semua.. :) terutama diri ini yang masih bodoh dalam agama dan ingin belajar.. in sha Allah ini baik..


Nah, sebelum kita membahas lebih lanjut, yuk kita kenali dulu jenis-jenisnya :)

Jilbab
Arti kata jilbab ketika Al Quran diturunkan adalah kain yang menutup dari atas sampai bawah, tutup kepala, selimut, kain yang di pakai lapisan yang kedua oleh wanita dan semua pakaian wanita, ini adalah beberapa arti jilbab seperti yang dikatakan Imam Alusiy dalam tafsirnya Ruuhul Ma`ani.
Imam Qurthubi dalam tafsirnya mengatakan : Jilbab berarti kain yang lebih besar ukurannya dari khimar (kerudung), sedang yang benar menurutnya jilbab adalah kain yang menutup semua badan.
Dari atas tampaklah jelas kalau jilbab yang dikenal oleh masyarakat indonesia dengan arti atau bentuk yang sudah berubah dari arti asli jilbab itu sendiri, dan perubahan yang demikian ini adalah bisa dipengaruhi oleh berbagai factor, salah satunya adalah sebab perjalanan waktu dari masa Nabi Muhammad Saw sampai sekarang atau disebabkan jarak antar tempat dan komunitas masyarakat yang berbeda yang tentu mempunyai peradaban atau kebudayaan berpakaian yang berbeda.


Khimar (Kerudung)
Al Quran juga datang dengan kata lain selain kata jilbab dalam mengutarakan penutup kepala sebagaimana yang termaktub dalam An Nuur .31


وقل للمؤمنات ييغضضن من أبصارهن ويحفظن فروجهن ولايبدين زينتهن الاماظهرمنهاوليضربن بخمرهن على جيونهن

Artinya: Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman:Hendaklah mereka menahan pandangannya,dan memelihara kemaluannya,dan jangan menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak padanya, dan hendaklan mereka menutupkan kain kudung di dadanya..(An Nuur. 31)

Kata Khumur dalam penggalan ayat di atas bentuk jama`(plural) dari kata Khimar yang biasa diartikan dalam bahasa indonesia sebagai kerudung yang tidak lebar dan tidak panjang, sedang kalau kita melihat arti sebenarnya ketika Al Quran itu datang kepada Nabi Muhammad Saw maka Mufassirin (ulama ahli tafsir Al Quran) berbeda pendapat dan kita akan melihat sedikit reduksi atau penyempitan arti dari arti pada waktu itu. Imam Qurthubi menterjemahkan khumur secara lebih luas, yaitu semua yang menutupi kepala wanita baik itu panjang atau tidak, begitu juga dengan Imam Al Alusiy beliau menterjemahkannya dengan kata miqna`ah yang berarti tutup kepala juga, tanpa menjelaskan bentuknya panjang atau lebarnya secara kongkrit.
Ayat Al Quran di atas memerintahkan untuk memanjangkan kain penutup itu ke bagian dada yang di ambil dari kata juyuub (saku-saku baju) sehingga kalau wanita hanya memakai penutup kepala tanpa memanjangkannya ke bagian dada maka dia masih belum melaksanakan perintah ayat di atas, dengan kata lain penutup kepala menurut ayat di atas haruslah panjang menutupi dada dan sekitarnya, disamping juga ada baju muslimah yang menutupinya.

Hijab
Al Quran juga mengungkapkan punutup seorang wanita dengan kata hijab yang artinya penutup secara umum, Allah Swt dalam surat Al Ahzab ayat 58 memerintah kepada para shahabat Nabi Saw pada waktu mereka meminta suatu barang kepada istri-istri Nabi Saw untuk memintanya dari balik hijab (tutup).
Dalam surat Al-Ahzab ayat 58 dikatakan bahwa : "Dan bila engkau meminta sesuatu (keparluan) kepada mereka (istri-istri Nabi saw) maka mintalah dari belakang tabir,cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka"
Seperti yang di terangkan di atas, hijab lebih luas artinya dari kata jilbab atau khimar meskipuan ayat di atas adalah turun untuk para istri-istri Nabi Saw tapi para ulama` sepakat dalam hal ini bahwa semua wanita muslimah juga termasuk dalam ayat di atas, sehingga yang di ambil adalah umumnya arti suatu lafad atau kalimat ayat Al Quran, bukan sebab yang khusus untuk istri-istri Nabi saja.
Ayat di atas memerintahkan pada wanita muslimah untuk mengenakan penutup yang demikian itu adalah lebih baik untuk dirinya dan laki-laki lain yang sedang berkepentingan dengannya, adapun cara berhijab di atas adalah dengan berbagai cara yang bisa menutup aurat dan tidak bertentangan dengan maksud dari disyariatkannya pakaian penutup bagi wanita, sehingga kalau memakai pakaian yang sebaliknya bisa merangsang terjadinya keburukan maka itu bukan dan belum di namakan berhijab atau bertutup.

Sayang Seribu Sayang Style Jilbab Tak Syar'i Yang Sedang Gandrung mirip "Jilbab Biarawati Katholik", yaitu dalaman jilbabnya dibiarkan terlihat, sehingga lehernya ketat, dan jilbab luar teruntai..

(QS. Al-Jatsiyah : 18)

"… dan janganlah mereka (kaum mukminin) seperti orang-orang telah diturunkan Al Kitab sebelumnya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras..
Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik "
(Al-Hadid ayat 16)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata menafsirkan ayat di atas, "Karenanya, Allah telah melarang kaum mukminin untuk tasyabbuh kepada mereka dalam perkara apapun, baik yang sifatnya ushul (prinsipil) maupun yang hanya merupakan furu' (perkara cabang) "

Ingatlah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda wahai Ukhti :
" Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya "
(HR. Abu Daud no. 4031 dari Ibnu ‘Umar -radhiyallahu ‘anhuma- dan dishohihkan oleh Al-Albany dalam Ash-Shohihah (1/676) dan Al-Irwa` no. 2384)

Beliau juga bersabda, " Betul-betul kalian pasti kalian akan mengikuti jalan-jalan orang-orang sebelum, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sampai walaupun mereka masuk ke dalam lubang dhobbin [sejenis kadal padang pasir], maka kalian pasti akan tetap mengikuti mereka "
(Riwayat Al-Bukhary (3269, 6889) dan Muslim (2669) dari sahabat Abu Sa'id 'Abdullah bin Qois Al-Khudry radhiyallahu 'anhu )

Naudzubillah min dzalik..

Ringkasnya menutup aurat adalah kewajiban seorang wanita muslimah tepat ketika dia berikrar menjadi seorang muslimah, tidak ada menunda-nunda dalam memakainya dan tanpa pertimbangan apapun dengan cara yang minimal atau maksimal. Dengan tegas saya tekankan membuka kepala dan aurat selainya adalah haram yang tidak bisa ditawar lagi kerena ke wajiban itu adalah sudah ditetapkan dari pemahaman ayat-ayat Al Quran. Dan sudah jelas bahwa Al Quran sebagai satu-satunya yang di tinggalkan Nabi Saw kepada umatnya yang telah dijelaskan dan di dukung dengan Hadist Nabi Saw.
Wallahu a`lam bissawab

Silakan di share apabila catatan sederhana ini anda rasa ada manfaatnya, semoga menjadi pengingat bagi orang lain, terutama diri sendiri. aamiin.
In sha Allah baik :)

Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

PEMENANG KEHIDUPAN




Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. 


Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. 
Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. 

Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya,


"Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?" Sahabatnya menjawab, 
"Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain". 

"Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali", bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel. 

"Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. 
Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. 
Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri". 

Sahabat Luar Biasa ... 
Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. 
Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. 
Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. 
Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba2 jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu. 

Coba renungkan. 
Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? 
Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? 

Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! 
Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik. 

PEMENANG KEHIDUPAN : 
Pemenang kehidupan" adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang sangat pahit, yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar, serta tetap tenang di tengah badai..

Silakan di share sekiranya anda merasa bahwa catatan sederhana ini bermanfaat untuk orang lain. Terima Kasih

Kamis, 05 Desember 2013

KEMATIAN (Ceramah Almarhum Ustadz Jefry Al-Buchory)

Bismillahirrahmanirrahiim..
Assalamu'alaikum wr.wb..

Innalhamdalillah, sesungguhnya puja dan puji itu hanyalah milik Allah saja, milik Allah.  Biasakan setiap melihat sesuatu yang indah, yang bagus, kembalikan haknya kepada Allah SWT.  Karena kalau kita tidak mengembalikan kepada hak-Nya kita termasuk orang-orang yang lalai, yang lupa, yang khilaf.

Seseorang melihat sebuah lukisan, pemandangan yang nampak hidup, begitu sangat sempurna, datang seorang pelukis, lalu keluar pujian : "Woo, luar biasa bapak, lukisanya" berapapun nilai lukisan itu akan dibeli, 20 juta dibeli. Apalagi dia seorang kolektor, dia anggap lukisan ini unik, lukisan ini indah, dan tidak ada duanya, hanya satu-satunya di dunia, 200 juta pun dibeli. Dia lupa, bahwa manusia yang menciptakan lukisan ini ada yang menciptakan. Seharusnya rasa kagum itu kembali kepada Allah, Allah yang menciptakan orang ini.  Bagaimana dengan kita?  ketika kita melihat suatu pemandangan yang indah, apakah kita akan mengeluarkan uang untuk membeli pemandangan itu? belum tentu !

Tapi hanya dengan sebuah lukisan, ya Allah. Makanya segala puji itu hanyalah untuk Allah.  Ngelihat cewek cantik..... (Allah), Loh Benerkan?  Ngelihat cowok ganteng..... (Allah) ah tapi gantengnya jangan ngelihat kesini ibu. Kayanya terlalu narsis banget, haha itu mah lebay, extra lebay. Kalau bicara ganteng mah Nabi Yusuf, bu. Nabi Yusuf. Lihat, mimpinya aja coba, apa? Sebelas bintang matahari dan rembulan pun tersujud kepadanya~, bulan, bintang, matahari yang gak punya nafsu sujud sama nabi Yusuf, gimana perempuan yang punya nafsu? Ngelihat nabi Yusuf udah begoleran dilantai.
Tapi hebat ibu, kita punya nabi yang tak tergoda. Napoleon Bonaparte tergoda, Christopher Columbus tergoda, Nabi Yusuf tak tergoda.  Apalagi Rasul," Anta Syamsun, anta Badruun, anta Nurul faqonuuri~ Anta Syamsun anta badruun anta Nurul faqonuuri~" wah subhanallah, dan ini pujian kepada manusia, kepada Allah berbeda lagi.  Nah ini tahapan kepada manusia kita saking takjubnya melihat Rasul dan ini adalah karena kecintaan kita kepada Allah SWT sudah pasti.


Baiklah, hadirin yang dirahmati Allah,
ini ngomong-ngomong masih panjang umur yah. Berapa usia? 57, ibu? 50? ibu? ibu? 51. ibu? 50 kurang 1? 49. Ibu? 56, 42, 56, 37. Saya 36, jadi yang paling tua saya disini sebenarnya. Bicara soal mati Ibu, kadang-kadang yang muda itu jadi sombong, yah? yang muda hanya berfikir yang bakalan mati itu hanya yang tua. Karena cara berfikirnya adalah cara berfikir logika.  Kalau logika ya seperti itu jadinya.  Cara berfikir logika kan pertanyaannya : mangga, mangga muda apa mangga tua yang dipetik? (Mangga muda) Aah~ tapi kan yang ngidam jarang, artinya yang sering dipetik mangga tua. Jadi siap-siap yang tua . Sekarang timbul lagi pertanyaan logika : kelapa-kelapa muda apa tua yang dipetik? (Kalau Ramadhan kelapa muda yang banyak) semua rata-rata kelapa muda yang dipetik, jadi yang muda juga siap-siap.  Artinya disini ingin digambarkan bahwa mati, gak tua gak muda, mati..PASTI. Gak usah lama-lama setelah yang berikut ini juga belum tentu kita panjang umur.

Pemirsa, Alhamdulillah ternyata kami semua yang disini masih panjang umur.  Fenomena dunia, banyak orang yang takut mati, insya Allah ini saya mewakili ibu-ibu, gak ditanya pasti nanya.  Sebetulnya banyak orang yang takut mati, siapa yang takut mati pasti orang-orang yang tidak percaya kepada Allah. Maaf, kita di dunia ini kan mengembara ibu, kita ini merantau ke dunia, kalau yang namanya merantau pasti akan pulang kampung.  Lihat peristiwa Ramadhan kemarin, yang pada merantau ke Jakarta, wong tegal, wong Suroboyo, wong ndeso, ya Kan? Semua pasti pada pulang kampung.  Lihat bagaimana sikap dan perilaku mereka pulang kampung? mati-matian ibu, sebelas bulan cari nafkah supaya pada bulan ke dua belas bisa pulang kampung dengan tidak rasa malu.  Malu dong, udah ke Jakarta lama-lama begitu pulang kampung gak bawa apa-apa, malu toh? malu gitu kan.  Jadi harus bawa sesuatu, jadi bagaimana dengan kampung akhirat? Masa kita gak bawa apa-apa, lihat perjuangan orang pulang kampung dunia.  Di terminal tidur 2 hari, saking takutnya gak bisa pulang kampung, begitu datang mobil, bawa barang banyak, belum lagi anak kanan kiri, mau masuk juga serba salah karena pintunya kecil, akhirnya barangnya dilempar, orangnya belakangan, mobilnya jalan, ketinggalan orangnya.  Barangnya kebawa orangnya ketinggalan, haduuuh~ ya Allah.  Orang naik kereta pingin pulang kampung lihat..sampai tidur di lantai, di lorong kereta, tidak ada rasa malu, hilang harga diri, dilangkahin orang gak masalah, yang penting pulang kampung.  Bahkan tidur dekat WC, Bau sepanjang 9 jam  naik kereta, sepanjang 7 jam naik kereta gak malu, ya kan? sekarang apa pernah kita lihat ada orang saking takutnya gak bisa pulang kampung akhirat, pergi ke masjid, di bawah rame, di lantai 2 rame, akhirnya naik  ke atas genteng, mengaji gitu. Dibilang apa besok? dibilang orang gila.  Kenapa urusan akherat kita di anggap gila, urusan dunia di anggap wajar, karena itulah, tidak meyakini bahwa akan ada hari akhir.

Duuh~ yang namanya hidup mah ada masa Expired, ada masa kadaluarsa bu. Ini bentar lagi udah masa kadaluarsa nih, hehee. Ya kan? Bentar lagi stocknya udah mau habis bu yah? aduh masya Allah, nah yang penting sekarang begini, memohon kepada Allah mudah-mudahan Allah SWT kita mewafatkan dalam keadaan khusnul khatimah (aamiin).  Tapi khusnul khatimah itu bergantung kepada kita, sikap dn perilaku. kalau setiap harinya berbuat maksiat bagaimana mungkin bisa khusnul khatimah, ya kan?
karena di saat orang meninggal bu, dia akan menunjukkan kebiasaan-kebiasaannya. Kebiasaan yang paling sering dilakukan apa, nah pada saat sakaratul maut akan kelihatan.  Ibu kalau, aduh.. anak-anak ibu aja ya suruh yah, suruh buka Youtube, ibu ibu pasti kaga pada ngerti youtube apaan yak?  Tuhkan kaga ngertikan?  salah ngomong gua.. hehe. Anak-anaknya suruh buka you-tube yah, nih buat temen-temen yang suka internetan .  Yaaaah~ taunya Facebook aja. haha.
Buka youtube, disana banyak kejadian-kejadian ibu , banyak kejadian-kejadian orang yang sakaratul maut begitu wafat tangannya mau dikafanin tangannya mengacung terus, tangannya tasyahud akhir.  Subhanallah.  Ada lagi anak di Afrika baru meninggal 3 jam begitu di ambil mukanya item angus, matanya melesek ke dalem, idungnya  kedalem, matanya seperti ketakutan, rambutnya angus.  Ternyata begitu dicari tahu ini anak gak pernah sholat, tukang maksiat, dan durhaka sama orang tuanya.  Kalau di dunia ibu, kaki kita kepentok batu, yang sakit apa? Yang sakit badan, yang sakit jasad, Ruhnya tidak sakit.  Tetapi nanti pada saat di alam kubur, ruhnya yang sakit badannya tidak.  Tapi bisa berefek.  Nah di Yaumil Mahsyar dua-duanya.  Karena Allah akan kembalikan semuanya, jasad dan ruh kita.  Apakah susah bagi Allah? Muuudah bagi Allah.

Nih mudah mudah banget nih ya, Allah SWT berfirman, kita bicara langsung aja nih yah, artinya : "Hai, manusia! Jika kamu ragu akan kebangkitan dari kubur, maka ketahuilah sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian menjadikan kamu dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu, lalu Kami tetapkan kedalam rahim, apa yang Kami kehendaki, sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian kamu dikeluarkan sebagai bayi, kemudian dengan berangsur-angsur kamu sampailah pada kedewasaan, dan diantara kamu ada yang diwafatkan adapula diantara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun.  Supaya tidak mengetahui lagi sesuatu yang dahulunya diketahuinya, dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila diturunkan air diatasnya, kemudian hiduplah bumi itu dan suburlah menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

Artinya bagi Allah mudah.  Membuat manusia saja mudah apalagi hanya sekedar membangkitkan saja, itu mudah bagi Allah. Makanya penting, kita percaya sama Al-Qur'an, kepada yang menciptakan Qur'an.  Kepada yang menurunkan Al-Qur'an.  Nah, itu ibu. Aduh, Ya Allah.. Kalau kita cerita bagaimana cara Rasul wafat.  Allah utus malaikat Izrail dengan wajah sebaik-baiknya, karena perintah Allah : Wahai Izrail, jemputlah kekasih-Ku, berikan wajah yang sebaik-baik rupa kepadanya.  Diketok pintu,"Assalamu'alaikum" lihat malaikat Jibril Assalamu'alaikum dulu bu.  Kalau ke kita kan kaga pake Assalamu'alaikum, main betot aja.  Dia mengucapakan Assalamu'alaikum, kemudian Fatimah yang membukakan pintu, begitu Fatimah yang bertemu mata dengan Izrail, Fatimah kaget. Kenapa? Itu tulang-tulang mau pisah, tulang mau pisah.  Kemudian, Fatimah kembali kepada Rasul, ketika itu Rasul sedang sakit. "Wahai ayahku, itu siapa tamu di depan? begitu aku memandang kepada wajahnya, melihat kepada matanya tulang-tulangku mau pisah.  Apa Rasul bilang ?  Itu adalah Izrail.  Kageet, begitu dengar Izrail Fatimah menangis. Karena tahu bahwa Ayahnya akan kembali kepada Allah.  Terus Rasul bilang apa? wahai anakku, jangan kau menangis, karena kau yang akan menemani pertama kali aku di Surga. 

Datanglah Izrail, atas izin Allah dicabut ruh dari nyawa nabi Muhammad, Allah bilang apa sama Izrail? Wahai Izrail, seandainya kekasihku menolak, Pulang ! Coba, Rasul tahu diri, dia tahu ajalnya, gak mau ditolak, di saat rasul dicabut nyawanya ditemani oleh malaikat Jibril.  Apa yang Rasul bilang?  Wahai Jibril, sungguh sangat sakit rasa dicabut nyawa itu.  Kemudian Rasul mengatakan : Ya Allah jangan Engkau timpakan rasa sakit mati ini kepada ummatku.  Tapi Allah berkata apa? Tidak ya Muhammad.  Ini salah satu do'a Rasul yang ditolak oleh Allah SWT, bahwa semua orang merasakan sakit mati.  Kalau seorang Nabi Muhammad yang begitu sangat sempurna, dijamin syurganya oleh Allah juga bisa merasakan rasa sakit mati, pertanyaannya bagaimana dengan seorang Jefry? atau kita semua yang hadir? Yasudah, kita akan kembali setelah yang berikut.
 Permirsa, Calon Mayat, loh iya.. kita ini kan semua calon mayat, calon mati.  Makanya saya lebih senang kalau mengucap salam sama ibu : Wa'alaikumsalam ya ahlil kubur.  Ini kan ahli kubur semua, loh iya, betulkan? sebentar lagi kita akan pindah rumah, pindah alamat, ke kuburan. itu alamat yang pasti, yang gak bakal susah dicarinya, kalau alamat yang sekarang suka ngilang-ngilang. apalagi kalau bikin salah, gampang ngilangnya.  Tapi kalau alamat udah di kubur, meskipun bikin salah udah gak bisa kemana-mana, udah disitu aja mentok.  Yah, orang nyalonin diri jadi Presiden belum tentu jadi, tapi orang gak perlu nyalonin diri jadi  mayat bakal jadi mayat, ya kan? Nah,  begitu.  Nah sekarang, sebisa mungkin jangan pernah apa yah? hilang keyakinan.   Bahwa kita akan dikembalikan Allah SWT.  Sebisa mungkin setiap hari bu, menjerit kepada Allah, supaya akhir hayat nanti kita enak.  Ini juga nasehat orang tua bu, "Allah ghurabbi, Anta yaa Rabbi, Allah ghurabbi, Anta ya Rabbi.. itu saja , kepada Allah. Allah ghu Rabbi, Anta Yaa Rabbi, Allah ghu Rabbi, Anta ya Rabbi..Allah... Allah.. Allah...Allah..Allah..Allah..Allahu Akbar ..!
Berharap lagi seperti itu dicabut nyawa, aduuuh~indaah yah? Kalau kita ngomongin dosa mah gak ada habisnya , kenapa gak ada habisnya? saking banyaknya dosa yang kita lakuin.  Dosa itu sendiri kepada Allah sudah banyak, belum lagi dosanya tanggung jawab kepada suami, belum lagi seorang ibu kepada anak, aduuuh~ , belum lagi jadi seorang tetangga kepada tentangga yang lain, duuuh~. Banyak pertanyaan.  Makanya sebisa mungkin mumpung ruh ini masih ada di jasad kita teruuus, dirayu Allahnya,"Allah...Allah..." supaya apa? supaya dapat rahmat dari Allah, karena kita semua ini tidak akan masuk syurganya Allah, kalau begitu bukan berarti kita tidak masuk syurga, karena apa? karena amal yang kita lakukan selama ini masih dicampuri dengan Riya', ingin dipuji, ketidak ikhlasan, keterpaksaan.  Dan Rasul pun mengatakan seperti itu, "Sesungguhnya kalian tidak akan masuk syurga karena amal kalian" itulah ucapan Rasul kepada para sahabat. "Termasuk aku" kaget sahabat ,"termasuk engkau ya Rasul?" "Betul! termasuk aku!" "Lalu bagaimana kita masuk surganya Allah?" " Kita masuk surganya Allah karena rahmat Allah, karena kasih sayang Allah,"
Nah bagaiamana mendapat kasih sayangnya Allah? Jangan pernah lupa ibadah. yah? ibadahnya jangan pernah ditinggal. Orang sering mempermudah perkara shalat, aah sudah terlalu sering kali orang menyampaikan : jangan tinggalin shalat, jangan tinggalin shalat! akhirnya dianggap enteng. Padahal perkara shalat itu efeknya luar biasa.," Yang bakal ditanya oleh Allah SWT adaalah perkara shalat, shalat nya baik, baik semuanya, shalatnya rusak, rusak yang lainnya. Yah, jadi sebisa mungkin merayu Allah dengan ibadah, mencari rahmatnya Allah dengan ibadah, jadi ketika kembali kepada Allah ga ada rasa takut ninggalin dunia. Banyak orang yang takut ninggalin dunia, takut ninggalin istrinya yang cantik, takut ninggalin anaknya yang lucu, takut ninggalin hartanya, padahal apa yang harus ditakutkan? Kita ini hanya di titipkan, hanya hak guna pakai, bukan hak memiliki, karena hak memiliki hanya hak Allah SWT, istri hak guna pakai, ya kan? kita hanya di titipkan di dunia ini, tidak ada yang diberi. di titipi umur diambil, dititipi harta di ambil. Kapan di berinya? nanti di Yaumil Mahsyar.  Diberi apa? diberi nikmat atau tidak nikmat.  Diberi nikmat syurga atau diberi neraka selama-lamanya, habis, Fin naar. Na'udzubillahimindzalik.

Subhanaka rabbika rabbil'idzzati'amma yasifuun, wassalamu'alalmursaliin, walhamdulillahirabbil'alamin
Hadirin, yang dirahmati Allah, mudah-mudahan ada manfaatnya apa yang saya sampaikan, khususnya bagi diri pribadi dan umumnya bagi yang mendengarkan.  Pasti ada salah, mohon ma'af lahir dan bathin.  Asyhadu'ala illahaillallah waasyhaduanna muhammadarrasullah, a'udzubillahiminasyaithonirrajiim, innalillahi wainna ilaihi raaji'un, wassalamu'alaikum wr. wb

Ini merupakan ceramah Almarhum Ustadz Jefry Al-Buchory yang berjudul Kematian yang saya ubah ke Teks, semoga ada manfaatnya.  Mohon disebarkan sekiranya manfaat. Jazzakumullah khairan katsir.

Rabbi, berikan kemantapan hati ini untuk tetap berdakwah dan terus memahami agama-Mu.
Engkau yang menggerakkan hati ini Rabbi.. Jika tidak Kau bikin ini mudah, maka semuanya akan susah.  Rabbi, pertemukan aku denganmu dengan sebaik-baik keadaan.  Pertemukan aku dengan Mu dalam keadaan khusnul khatimah ya Rabbi.  aamiin aamiin yaa Rabbal'alamin.

Setyawati Prihatini