My Blog Viewers :)

Selasa, 30 September 2014

PT. Surveyor Carbon Consulting Indonesia

PT. SURVEYOR CARBON CONSULTING INDONESIA is one of coal and mineral services company in Indonesia. PT. Surveyor- CCI is providing full services in mining solution to support multi user suply chains, thereby reducing variability, maximizing throughput and reducing demurage.

HISTORY & BRIEF OF SHAREHOLDER
PT. Surveyor Carbon Consulting Indonesia (SCCI) is a subsidiary of PT Surveyor Indonesia (PTSI), an Indonesian state owned enterprise, who has a significant business activity in independent assurance in Indonesia.  SCCI was established in 2002, a joint venture company between PT Surveyor Indonesia (PTSI) and the CCI holding Limited (CCI) of Australia with 50:50% shares.  The CCI Holding Group Carbon Consulting International Pty Ltd, a wholly owned subsidiary, certifies 50% of Australia's coal export is a leading supplier of technical services to the Australian coal mining industry.  Originally, the activity business of SCCI is quite similar with CCI of Australia especially as a corporate company for coal and mineral comodities.

On July 2007, CCI holdings limited had been acquired by Bureau Veritas (BV) of France then 50% of SCCI share was owned by Bureau Veritas, founded in Antwerp, Belgium in 1828.  As of February 2011, 50% share of Bureau Veritas has been released to PT Surveyor Indonesia therefore PT Surveyor Indonesia was fully owned 100% of SCCI's share.  Currently, SCCI activity business are wide developed not only for coal but also mineral, SCCI welcomes the challenge of introducing its global expertise in technical services to the Indonesian coal and mineral mining industry and to your company as our valued customers.

SCCI's analytical capabilities included major analytical instrument and partia list analytical such as :
  • Atomic Absorption Spectrophotometer
  • X-Ray Fluorescence (Subcontracted)
  • Proximate Analyzer Instrument (Moisture, ash and volatile matter)
  • Ultimate Analysis (moisture, ash, sulfur, carbon, hydrogen, Nitrogen, oxygen by difference)
  • Bomb Calorimeter Instrument
  • Fusion Temperature Instrument
  • Free Sweeling Index Instrument
  • Plastometer Instrument
Head Office :
PT. SURVEYOR CARBON CONSULTING INDONESIA
Menara Bidakara 2, 3rd floor Unit 01 & 03A
jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 71-73, Jakarta 12870-Indonesia
ph. (+62 21) 2906 9423, Facs (+62 21) 2906 9422


PT SCCI'S OPERATION :
Samarinda
Jalan Basuki Rahmat no. 4 Samarinda 75121, East Kalimantan, Kalimantan Indonesia
Ph (+62 541) 734 000, 748 226, facs. (+62 541)739 000

Banjarbaru
Jalan Ahmad Yani Km 30 Kel. Guntung Payung Kec. Landasan Ulin-Kota Banjarbaru (Seberang PROBESCO Gunung Payung)
Ph (+62 511) 478 5367 and (+62 541) 478 5369

Palembang
Kompleks Ruko and Pergudangan
Jalan Tembus Terminal Alang-Alang Lebar Blok AB No. 09-10 Km. 9, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang 30154, South Sumatera, Indonesia
Ph. (+62 711) 564 5155, Facs. (+62 711) 564 5156

Berau
Jalan Harm Ayoeb No. 200, RT 13, Sei Bedungan (Front of Pasar Induk) Tanjung Redeb, Berau, East Kalimantan, Indonesia.
Ph (+62 554) 202 0099, Facs (+62 554) 202 0097

Kamis, 11 September 2014

an Amazing Experienced Job

Assalamu'alaikum wr.wb

Hey, untuk postingan kali ini aku bakalan share tentang pengalaman aku di tempat kerja, yang semoga bisa menambah inspirasi bagi kita semua. aamiin..
oke, kita mulai yaaa ^^

Aku bekerja di sebuah perusahaan jasa analisa batubara di Kota Samarinda sebagai analis di bagian Laboratorium.  Jadi tugasku adalah mengerjakan semua analisa batubara seperti Proximate analisis (Inherent Moisture, Ash Content, Volatile Matter), Total Sulphur, Caloric Value, Ash Fussion Temperatur, AAS, Ultimate analisis dan sebagainya.  Yang ingin aku bagi di tulisan kali ini adalah bukan bagaimana aku menganalisa atau proses analisa tersebut, hhi. Aku ingin share pengalaman ku bertemu dengan banyak klien perusahaan kami dari luar negeri.

Yup guys, seperti yang kalian tahu kalau Indonesia kaya akan sumber daya alam, salah satunya batubara.  So, akan banyak klien baik untuk trading dan sebagainya yang memerlukan jasa analisa batubara untuk menge-check "karakteristik" dari batubara mereka.  Yaa klien untuk batubara gak hanya dari Indonesia, tapi juga dari luar negeri.  Aku sangat bersyukur karena Allah menempatkan aku untuk bekerja di perusahaan tempatku bekerja saat ini, karena aku belajar banyak hal dan banyak bertemu hal-hal baru yang tentunya akan menambah pengetahuan dan wawasanku.  Alhamdulillah juga Allah telah menganugerahkan "sedikit" kelebihan di bidang komunikasi terutama komunikasi menggunakan Bahasa inggris.. Yup aku sangat bersyukur karena ketika kita bekerja, kita tidak hanya dituntut untuk "bisa" di bidang yang sedang kita tekuni semasa kuliah, tapi juga kita harus punya "soft skill" yang akan menunjang karier kita.  Jadi gak akan ada kata sia sia, dan semua sangat terasa saat kita sudah bekerja.  Aku bersyukur saat aku di SMP hingga kuliah aku aktif di Organisasi, Akademik, dan kegiatan ekstrakulikuler lainnya.  Aku sangat bersyukur karena semua kegiatan positif itu membentuk karakter ku sekarang.  Alhamdulillah :)

Saat aku memulai karirku menjadi analis laboratorium, aku pikir pekerjaanku hanya akan menganalisa setiap harinya, ternyata TIDAK! inilah rencana Allah yang selalu indah.  Awalnya aku gak pernah cerita sama Supervisorku bahwa aku aktif melisankan bahasa inggris, namun supervisorku mengetahui kalau aku aktif berbahasa inggris dari beberapa sertifikat lomba yang aku lampirkan saat melamar pekerjaan.  Aku inget banget, klien asing pertama dan yang paling berkesan aku temui adalah MR. ALEX AUFISCHER dari Australia, beliau adalah Manajer Lab di sebuah perusahaan batubara.  Jadilah, supervisor memintaku membantu menjelaskan mengenai proses analisa di Lab dan mentranslate apabila ada beberapa pertanyaan.  and IM VERY EXICITED dengan tawaran itu.  Dan saat Mr. ALEX datang ke LAB jadilah aku TOUR GUIDE dadakan yang menemani beliau dan menjelaskan segala proses di Lab.. X) mulai saat itu, setiap ada klien asing datang berkunjung ke perusahaan kami, alhamdulillah aku diberi kepercayaan untuk mendampingi.  Aku seneng, karena gak semua orang dapat kesempatan seperti aku.  Alhamdulillah...
Dihari dan bulan selanjutnya beberapa klien dari luar negeri yang datang selain mr. Alex adalah mr. Kim Liem, Mr. Bryan dari Korea Selatan, Mr. Jonathan dari Switzerland dan masih banyak lagi yang aku lupa namanya. hihihii... Oh iya, sebelum kedatangan klien biasanya supervisor akan memberitahuku jauh-jauh hari bahwa aku akan kedatangan tamu dari negara ini itu, maksudnya biar aku siap-siap gitu, hehehe.  Yup Guys, persiapan itu penting.. selain persiapan mental dan fisik, aku juga membuka-buka kamus untuk menambah kosakata yang mungkin aku perlukan, selain itu aku juga pasti searching di google mengenai GREETINGS dalam bahasa klienku tersebut.. contoh, misalnya Supervisorku bilang kalau aku bakal kedatangan klien dari korea, aku bakalan menyapa klien ku : "Annyeong haseyo" hhe.. ya hal-hal kecil seperti itu masih aku perhatikan, karena kesan pertama sangat menentukan.. Aku punya kepercayaan jika dari awal kita sudah dapat membuat klien nyaman dengan kita, maka dia akan percaya dan nyaman dengan kita.. dan BENAR! alhamdulillah semua klien luar negeri yang pernah aku temui semua mengatakan senang , hhe.

nah guys, selain MR. ALEX yang merupakan salah satu klien favorite dan paling berkesan buat aku (sedikit info nih guys, mr. Alex tuh orangnya ganteng banget hehehehe beliau juga masih muda dan yang paling penting dia Manajer. wkwkwk hahaha sayang aja beliau bukan muslim *ngarep nih yee hhe) klien yang paling berkesan yang baru aja aku temui tanggal 27 dan 28 Agustus 2014 adalah Mr. Qouw dan Mr. Mou dari CHINA :) ...

Jadi waktu itu tanggal 27 Agustus 2014 supervisor aku pak nur kasan ngasitau aku kalau aku bakalan masuk shift III (pukul 23.00-07.00) Karena ada sample urgent dari klien, dan yang paling penting karena klien itu dari luar negeri (China) jadi memang harus aku yang masuk karena selain menganalisa aku juga harus menjelaskan kepada si klien mengenai beberapa proses analisa, yaaa karena aku bisa "sedikit" berbahasa inggris.. hhe. yaudasih aku sanggupin aja.. akhirnya tanggal 27 Agustus itu aku masuk shift III sama kak Dani buat nemenin aku.  Yaa aku udah siap siap sih dengan searching di Google tentang sedikit Greetings dalam bahasa China, begitu ketemu Mr. Qouw langsung aja aku bilang :" Ni hao.." Eh trus si Mr. Qouw kaget gitu sambil ketawa dikit.. terus aku memperkenalkan diri pake bahasa inggris tentunya.. bahasa inggris si Mr. Qouw baguuuus banget, secara beliau kan kerjanya di Germany, Brazil dan Switzerland gitu lah.. trus kita ngobrol sedikit dan beliau bilang seneng banget ketemu aku karena dia bilang daritadi ga ada yang ngerti dia ngomong apa.. hahaha.. nah berhubung udah jam 2 malam dan semua proses industri harus dihentikan akhirnya aku harus mengantar mr.Qouw dan Mr. Mou balik ke Hotel mereka menginap.. Di perjalanan aku jelasin beberapa lokasi di Samarinda dan beberapa makanan tradisional yang harus mereka coba, kaya Nasi Goreng, Mie Goreng dan Nasi kuning.. dan Mr. Qouw bilang bahwa dia ga bisa makan makanan yg bercampur gitu..
nah disela-sela perbincangan si Mr. Mou ada nanya sama Mr. Qouw pakai bahasa china yang intinya kenapa aku menutup kepalaku? (*berjilbab) karena Mr. Mou ini belum tau kalau ada agama Islam.. dan seperti dugaan ku, ternyata si Mr. Qouw ini pinter banget, dia jelasin ke mr. Mou kalau aku seorang Muslim dan itu adalah kewajibanku untuk menutup aurat, padahal si Mr. Qouw ini seorang Budhism loh :D
With Mr. Qouw and Mr. Mou our Client from China :)

well, akhiranya kita udah sampai di Hotel dan besok pagi jam 6.30 aku harus jemput mereka lagi untuk mengantar ke prepparasi.. singkat cerita, keesokan paginya kami bertemu dan disela-sela menunggu sample selesai di preparasi, mr. Qouw tanya : "Mmm... setya sorry. you are a moeslem?" dan aku jawab "Yes. I'm" dan mr. qouw bilang lagi :"Yaa i know because you are covering your head with......" belum selesai mr. Qouw ngomong aku langsung nimpalin,"We are called it Hijab :)".  Mr.Qouw senyum dan bilang "Yeah Hijab. before i go to Indonesia im search on internet that majority in Indonesia is a moeslem and the others is christian, budhism and hindu, right?" aku jawab :"Yap !" dan mr Qouw langsung tanya "my driver in Indonesia is moeslem too.  im very confused when im arrived in Jakarta i met with a woman who covering all her body until her face and its make me scary. hahahaha :D .. she is a moeslem too right? why shes doing like that, and whats the different both of you? and why you're not covering your body like her? ....... ok guys, aku kaget karena ini bener-bener pertanyaan yang bikin aku kaget plus malu.... but, i'll try to answered.. sembari senyum aku jawab : "Feichang ganxie (*terima kasih banget) of your questions mr.Qouw.. im really appreciate that.. im not perfect but i'll try to answer. :)  a women who all covering her body is more loyal to her God.. and a women who are covering all her body because they are really obey not just to their God but to their husband too. because just their husband who can touch and seeing what beautifull her face.  and hijab who covering her face we called it Burqa.. :) .. "
Mr. Qouw senyum dan kembali bertanya :"My driver at special time always asked me to permit him doing a prayer, it takes 3-5 minutes.  for 1 day he doing 3 times right?" .... aku jawab "No sir.  every moeslem have to 5 times a day to do Shalat or praying..." trus si Mr. Qouw nya jawab "What?? 5 times? really? Oh my God.... its a lot Setya.. but, what times ?" wah dengan senang hati banget ya aku jawablah : "We are doing 5 times a day. first is Shubuh at 04.30 am, second is Dzuhur at 12.30 pm , Azhar 03.30 pm, maghrib 06.30 pm and the last is Isya' at 07.30 pm.. its a MUST" nah sambil aku menjelasin gitu si Mr. Qouw sambil belajar ngelafalin ..hahaha mungkin itu kosakata baru bagi dia... mr. Qouw juga tahu loh tentang poligami, dan dia nanya sama aku, ya Aku shock bangetlah.. dia bilang dia tahu dari temennya dia di Jakarta, kalau di Indonesia baik banget kita bisa punya istri lebih dari 1.. trus si mr.Qouw nanya gitulah. yaaa aku jawab dengan ilmu yang pernah aku tahu bahwa ada beberapa persyaratan yang memang harus dipenuhi biar bisa punya istri 4, seperti harus adil, dapat izin dari istri pertama, trus bisa mencukupi segala kebutuhan rumah tangga mereka dan masih banyak lagi.. dan aku bilang ke beliau bahwa wanita yang mau di poligami itu wanita yang super banget karena mau membagi orang yang dicintainya untuk dicintai oleh wanita lain.. dan ga semua wanita punya kekuatan dan kebesaran hati kaya gitu.. terus beliau jawab dia tahu hal itu, karena kalau di China kita punya istri lebih dari satu, istri pertama kita bakalan nembak kita. (Hahahahaha... LOL)

yaaaah itu sedikit intermezzo aja sih disela-sela pekerjaan.  aku seneng banget punya pengalaman seperti ini, bertemu dengan orang-orang yang bener-bener berbeda dari kita mulai dari beda negara, beda agama, dan beda semuanya lah. hehehe... yang jelas ini jadi pelajaran juga buat aku, untuk meningkatkan pemahaman agama ku, karena kita gak akan pernah tau kapan dan apa saja pertanyaan yang akan dilontarkan oleh orang-ornag yang kita temui.  Malu banget kan kalau kita sendiri gak tahu tentang agama kita?? :)

Bekerja dan bertemu dengan orang-orang luar biasa seperti mr. Qouw, Mr. Mou, Mr. Steven Ou, Mr. Tan, Mr. Alex bener-bener membuat aku termotivasi dan tambah semangat.. aku belajar dari mereka mengenai disiplin waktu dan ketelitian dalam bekerja, semuanya !!!! semua dari mereka menginspirasi... sampe ke hal safety juga.... pokoknya bener-bener berkesan lah.. aku harap suatu saat nanti aku bisa bertemu dengan banyak orang lagi yang lebih luar biasa.. aamiin..


Jumat, 29 Agustus 2014

Diary Muslimah Part VII

Seorang lelaki meminta izin bertamasya kepada Rasulullah, maka jawab Rasul,"Tamasya umatku adalah Jihad Fisabilillah" (HR. Abu Dawud).  Sedang kita dalam kelalaian permainan disibukkan oleh perkara-perkara fana, dilelahkan oleh urusan yang tak selesai, yang tak dibawa mati.  Bila tamasyanya kaum muslim adalah jihad, lalu bagaimana kondisi mereka saat sedang tidak jihad?  Bagi muslim di Gaza, genjatan senjata ini karunia Allah, bagi muslim lain sebuah teguran karena belum bisa membantu membebaskan mereka.  Bila bagi kaum muslim jihad adalah tamasya, maka rentang diantara keduanya adalah waktu bekerja. 

Senin, 25 Agustus 2014

Diary Muslimah part VI

Ulama ada beda pendapat tentang definisi dan bentuk jilbab serta khimar,
 tapi tak pernah berbeda bahwa jilbab dan khimar itu wajib bagi muslimah.  
Pada masa Rasulullah, jangankan muslimah yang tak menutup aurat, Asma yang menutup aurat namun tak sempurna pun Nabi beri nasihat.  
Menutup aurat itu mencirikan setidaknya dua hal penting pada seorang Muslimah, ketaatannya pada Allah swt dan rasa malu, keduanya ciri salihah.  
Begitupun lelaki salih memandang ketaatan sebagai syarat utama, itu artinya wanita yang berhijab, taat Allah dan patuhi suaminya.  
Begitu juga anak-anak yang terlahir dan di didik ibu yang menutup aurat, ia teladan bagi anaknya, tak ada tanggungan baginya dunia dan akhirat.  
Begitupun seorang Muslimah yang menutup aurat karena ketaatannya, ia selamatkan ayahnya dari dosa, dan suaminya dari selaksa siksa.  
Menutup aurat itu salah satu tanda wanita tampakkan indah dan mulia, dengan menunjukkan peritah Allah melebihi segala-galanya.  
Mayat saja dimuliakan jasadnya dengan ditutup bagiannya. 
 Bagimu Muslimah, belum tibakah saatnya bersyukur akan nafas yang masih ada?


IBU

Rintik hujan turung beriring, samarkan isak airmata yang berlinang, seolah jatuh tak tersaring, menambah perih semua yang terkenang.  Tiap memoar bagai baru berselang, gundah gulana sampai canda tawa.  Ku kira ingatan itu sudah hilang, ternyata ia mengakar di relung jiwa.  Punggung yang tadinya tegak gagah kini terbaring lemah, mata yang dulu berbinar cerah kini terlihat sangat lelah.  berkali-kali aku dipapah punggung itu sambil berteriak bahagia, sepanjang hidupku aku selalu ingin mata itu menatapku bangga.

Ibu, masa tua memakan masa mudamu, namun tidak kebijaksaanmu.  Engkau selalu jelaskan bahwa dunia semu dan akhirat itu barang tentu.  Sepenggal nafas engkau hela, dadamu kembang kempis payah, disini aku berusaha untuk rela, entah kenapa bisa begitu susah.  Ku akui tidak sepanjang hidup aku membanggakanmu, bahkan mungkin lebih banyak menyusahkanmu.  Ku kira selama ini kau hanya pikirkan dirimu sendiri, saat ini baru aku mengerti kau hanya mengajarkan aku berdiri.  Ku kira selama ini kau orang yang paling tak perduli, ternyata kau seorang wanita yang tak pandai lisankan hati.

Segala mahal yang kau batasi, dan dunia yang tak kau beli, ternyata sebuah cara ajari, bahwa HIDUP UNTUK BERBAGI.  Mengapa sekarang aku baru mengerti? Mengapa sekarang baru aku pahami?  Bahwa memang banyak kekuranganmu yang aku saksikan, namun lebih banyak lagi kelebihan yang tak kau perlihatkan.  Bahwa kesalahanmu selalu banyak aku sebutkan, namun kesalahanku kau terima dengan senyuman.  Bahwa tak perduli seberapa jauh aku melangkah pergi, pelukan yang sama selalu menanti bila aku kembali.  Bahwa setiap hari tersedia bagiku suapan nasi dan tegukkan air, berapa payah tulang terbanting dan berapa banyak peluh mengalir?  Aku kehilangan ketenangan, sempurnalah penyesalanku.  Menekur semua salahku, takut akan sisa kesempatanku.  

Allah...
Ku mohon, beri aku waktu untuk melantunkan sepenggal ayat-Mu, agar aku perdengarkan padanya sebagaimana ia perbuat semasa kecilku.  Perkenankan firman-Mu menyesap kuatkan ringkih badannya.  Terimalah sebuah bakti kecil yang terakhir dari keturunannya.  Jadikan tilawahku ini sebagai pendamping lafadz syahadatnya, agar Engkau ampunkan dosanya dan tambah kebaikannya.  Allah, ku mohon.... untuk sekali lagi mengamini apa yang ia do'akan dan mengiba pada-Mu, sekali tengadahkan tangan dengarkan pintanya pada-Mu.  Merengkuh tangannya lalu menciumnya sekali lagi, untuk bisikkan ma'af  sebelum dia berpulang kembali.

Aku begitu bodoh, menyimpan lisan yang harusnya terkatakan, untuk banyak berterima kasih, bersyukur atas semua pelajaran.  Ibu, beri aku 20 menit saja untuk mengingat tanpa tagis diwajahmu, bagaimana aku bisa mengenang apabila berlinang juga airmata mu?  Jangan ucapkan apa yag sudah ku tahu, ku tahu sayangmu sepenuh jalanku.  Ibu, aku sayang padamu.



Diary Muslimah Part V

Komunikasi barulah sehat dan berguna apabila prasangka dihilangkan saat berbicara.  Apabila kita sudah berprasangka, maka syaitan yang berkuasa.  Bila sudah begini diam jauh lebih baik, karena bicara jadinya dosa.  Emosi cenderung membuat kita mencari-cari salah, bukan SOLUSI.  Memojokkan lawan bicara bukan menuntun dan menyemangati.  Prasangka buruk berujung menghakimi, tak perduli tak mau mengerti, bila dari awal sudah menyimpulkan, lalu apa gunanya diskusi?  Dan bila syaitan sudah mengambil alih, tanda-tandanya terlihat dilisan, kasar, kotor, penuh caci maki dan celaan, semua sarat keburukan.  Dan kata-kata yang dilontarkan memang diniatkan untuk menyakiti, karena hati berpenyakit senang orang lain sakit tersebab dirinya.

Dari situ diskusi berubah menjadi bagaimana menjatuhkan manusia.  Serang kehormatan dirinya, bukan lagi diskusi tataran ide, tapi individu.  Mereka lupa akal bisa ditakluk dengan dalil tapi hati jadi terkunci.  Akal melihat pada dalil, namun hati tertakluk pada akhlak ranggi.  Tak ada arti ilmu tanpa adab, dan adab itu bersumber dari iman, maka ilmu yang tak beradab, jauh dari keimanan.  Seorang pendakwah takkan pernah berkata kasar dan buruk akhlak, karena dia tahu persis, kasar itu menjauhkan dirinya dari mad'u.  Dan ingat, yang paling penting dalam diskusi bukan yang berdiskusi, tapi semua yang mengetahui diskusi itu, mereka yang menilai.  Jadikan akhlak yang mulia sebagai pakaian, lisan baik sebagai hiasan, biar Allah yang menilai, karena Allah yang memiliki hati manusia.

Senin, 18 Agustus 2014

Diary Muslimah Part IV

Iman itu perkara hati yang tak terlihat mata, namun cirinya terlihat lewat amalan raga.  Maka yang shalat, puasa, berhijab belum tentu beriman, tapi yang beriman pasti shalat, puasa, dan auratnya ditutupkan.  Karena iman itu pengakuan, yang mewajibkan adanya pembuktian, maka semakin banyak bukti, maka semakin kokoh keimanan.  Maka Al-Qur'an dalam ratusan ayat mengajak manusia berfikir, dalam alam, dalam hidup dan manusia ada tanda yang diukir.  Semakin banyak bukti, semakin kuat keyakinan, sampai satu titik keyakinan itu jadi tak tergoyahkan.  Saat iman pada Allah sudah mewujud berdasarkan bukti, saat diminta, jangankan harta, nyawapun tak berat untuk diberi.  Namun bukan keyakinan sesuatu yang muncul dari emosi.  Ia datang saat beramai-ramai dan pergi saat merasa sendiri.  Jadi istiqamah itu datangnya dari keyakinan, dan keyakinan itu perlu pembuktian.  Dan siapapun yang mampu membuktikan eksistensi Allah, maka menaati Allah dan istiqamah menjadi perkara yang tidak susah.  Namun bagi yang tidak meyakini Allah secara sempurna, menaati Allah seolah jadi beban yang mengekang jiwa.  Dan bagi mereka yang beriman, ada kebebasan dalam ketaatan.

Diary Muslimah Part III

Renungan untuk diriku sendiri...

Seorang muslim itu dilihat dari lisannya dan amalnya, siapa yang buruk lisannya biasanya juga buruk amalnya.  Lisan seorang muslim bukanlah yang pandai mencela, baik pada ummat lain, apalagi sesama saudara.  Dunia memang tak selamanya adil, akan ada kejahatan yang terbalaskan, ada kebaikan yang tak terjelaskan, karena itulah akan ada "Hari Pembalasan".  Jadi teruslah berbuat baik, walaupun manusia menuduh anda buruk, maka senantiasa jauhi keburukan walau dikira itu bagian dari kebaikan.  Manusia yang habis akal memang cenderung memfitnah.  Pahami saja, orang panik tak punya cara lainnya. Manusia yang dengki memang cenderung mencaci.  Coba mengerti saja, yang tumpul akalnya dan tajam lidahnya.

Bila kita berbuat hanya karena Allah, kita dicukupkan dari anggapan manusia.  Cukuplah Al-Qur'an yang jadi penyemangat dan pengingat.  Begitulah arti ayat yang selalu kita lisankan :"MAALIKI YAUMIDDIN", Dialah Allah, pemilik "Hari Pembalasan", Dia Yang Maha Adil.  Maka tidak lepas pengetahuan dan pengawasan-Nya akan hamba-Nya, semua baik dan semua buruk terlah tercatat.  Maka bertenanglah, jalan kebenaran ini panjang, tapi tentu pasti berujung, jalan perjuangan kadang melelahkan, tapi pasti akhirnya kebahagiaan.

Bertenanglah, di"Hari Pembalasan" penguasanya hanya ALLAH :)

Diary Muslimah part II

Terbata bata dan tersalah dalam menyampaikan kebenaran itu wajar.  Fasih dan mati-matian memperjuangkan salah dan dosa itu kurang ajar.  Yang belajar membaca Al-Qur'an, walau susah lidah dan terbata, ucap Nabi bagi mereka ada dua pahala : untuk susah dan belajarnya.  Namun, yang merasa berilmu lalu malah menyesatkan orang lain? Inilah kesombongan dan jahil yang hakiki, merasa lebih dari yang lain.  Syaitan bukan tidak berilmu, tapi ilmunya tak membawa pada taat, merasa dirinya lebih baik, lalu menolak kebenaran, maka syaitan dilaknat.

Yang paling berbahaya itu yang merasa dirinya sudah tahu, pada dirinya tak ada lagi yang perlu diberitahu atau diberi ilmu.  Yang lebih berbahaya lagi, merasa berilmu lalu merendahkan orang lain.  Tak ada manfaat apapun ilmunya kecuali menambah diri angkuh. Tiada diberi ilmu bermanfaat oleh Allah kecuali yang rendah hatinya.  Bila belajar dia memiliki adab, bila mengajar dia santun akhlaknya.  Dia memuliakan murid dan menghormati guru, dia tidak merasa paling tahu walaupun berilmu.  Dia memperbaiki kesalahan bukan menghina yang teersalah.  Memuji Yang Maha Benar, Bukan menyanjung manusianya.  Jika ilmu justeru membuatmu lebih jauh dari ALLAH, itu bukan ilmu melainkan tipuan syaithan.  Bila ilmu justeru membuatmu meremehkan manusia, sungguh engkau jauh dari tuntunan Muhammad saw.

Yaa Allah Yang Maha Ilmu, tuntunlah aku agar terus memberikan manfaat bagi orang di sekeliling ku, agar aku terus mengamalkan apa yang telah Kau karuniakan kepadaku..
Yaa Rabbi.. rendahkan hatiku, lembutkan lisanku, agar aku mudah meneladani Rasul Mu..
Yaa Rahman, berikanlah sifat kasih dan sayang kepadaku, agar aku dicintai oleh orang-orang disekeliling ku..
Yaa Rabb, ini semua tidak mudah jika tidak Engkau jadikan mudah, Kau Yang Maha Memiliki kunci hati setiap ummat..
Rabbi, karuniakanlah aku agar aku mudah meneladani Rasul Mu, mengamalkan Qur'an dan hadist Mu...
Kabulkanlah do'aku... 
Rabbana 'aatina fiddunya hasanah, wafil'akhirati khasanah, waa qinaa 'adzabannar.. Aamiin aamiin yaa Rabbal'alaiin.