My Blog Viewers :)

Kamis, 11 Desember 2014

cinta itu bukan hanya tentang kemarin tapi tentang kini dan nanti

Membalas yang serupa, atau yang lebih daripadanya mental buruk yang masih kita simpan, penanda hati yang mulai membusuk.  Membalas sepadan, atau lebih menyakitkan, ide siapa ini? padahal pengajaran rabbani mengajarkan kita "Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik" (QS 41:34).  Membalas perlakuan serupa atau lebih menyakitkan baginya hanya menempatkan diri kita dalam tingkatan yang sama rendahnya.  Bila disakiti dan didzalimi oleh saudara seiman, hak saudara kita tetap lisan yang baik penuh keindahan.  Ucap Nabi saw, amal kita diperlihatkan pada Allah setiap senin dan kamis dan Allah mengampuni hamba-Nya yang dia kehendaki, kecuali diantara dia dan saudaranya ada permusuhan, Allah berfirman: "tangguhkanlah dari kedua orang ini hingga berdamai" (HR Muslim).  

Imam As Sya’bi dicela, jawabnya "bila engkau berbohong, semoga Allah mengampunimu, namun bila engkau benar, semoga Allah mengampuniku".  Sungguh syaitan bersemayam dalam tindakan kasar kepada sesama dan kata kasar buruk yang terucap tak pernah akan membawa kebaikan, tanpa kita sadari amal kita dibakar habis api hasud, meninggalkan debu yang kelak disapu angin waktu.  Lebih parah lagi amal kita sudah disita ghibah dan kata-kata kasar, meninggalkan kita hutang dosa yang kelak dibayar dengan pahala kita. Jadilah pemaaf, jadilah orang yang bertanggung jawab atas diri kita, bukan pelaknat dan karenanya kita dicatat sebagai yang terlaknat.  Saat perang Uhud, banyak kaum sahabat Rasulullah syahid, Rasul sendiri bersimbah darah, giginya, dan kesedihan tampak darinya.  Saat itu sebagian sahabat yang berkata kepada Rasulullah, "ya Rasulullah, berdoalah untuk kebinasaan orang-orang musyrik" dengan lirih menahan sakit, beliau jawab, "tidak, aku bukan tukang laknat, sesungguhnya aku diutus sebagai pembawa rahmat" (HR Muslim).  biarlah orang lain bertindak dzalim, dia punya bagiannya sendiri maka tugas kita hanya menasihati bukan mencela atau melaknati.  Memberikan keterangan bukan membalas yang sepadan, menampilkan kebaikan bukan justru lebih menyakitkan.  Hanya dari yang mulia hatinya orang bisa mengambil tauladan karenanya tersebarlah Islam, dan mulialah agama.  Mungkin akal, bisa diajar dengan dalil namun hati, hanya dengan akhlak bisa diambil. Selalulah bersikap mulia Allah tak pernah alpa :)

syukur itu dicari sabar itu dijalani

"..syukur itu dicari sabar itu dijalani.."

Kita akan terus menerus diuji sampai ikhlas dan itu artinya sampai kita kembali kepada Allah.  Maka surga mungkin bagi pemilik kesabaran, tentunya dengan keridhaan Allah baginya.  Ingat bahwa yang beramal buruk dan beramal baik semua diuji, mudah-mudahan ini ujian naik kelas bukan ujian penanda teguran (Aamiin).  Maka memintalah pada Allah karena Allah senang dipinta.  Pujian lebih berbahaya dari celaan karena ia lebih banyak menjatuhkan.  Selama kita masih membuka diri untuk terus belajar, maka kita insyaAllah masih di jalan yang benar.  Kebenaran itu hanya satu dan itu adalah Islam, itu sudah maklum, namun puncak ilmu tidak ada, diatas yang berilmu ada yang lebih alim.  Maka selama berada di jalan Islam, kita berjalan di jalan kebaikan , istiqamah di dalamnya dalam belajar, buang jauh rasa puas dan cukup.  Mengilmui ilmu itu perlu ilmu, berbagi ilmu pun perlu ilmu, maka jangan berhenti, jangan menyerah, ilmu itu jalan Islam.  

Jadilah pembelajar, maka mendadak semua bisa jadi gurumu, yang buruk jadikan contoh, sedang yang baik bisa ditiru.  Jadilah pembelajar, maka celaan jadi pecutan dan pujian jadi peringatan,  jadilah pembelajar, maka kebijakan dan keluasan pikir jadi panduan.  Naiknya ilmu disertai naiknya iman, dan hilangnya angkuh takabur, sedang sombong hanya menghalangi ilmu, dan iman jadi terkubur.  tetaplah merasa bodoh, senantiasa belajar, dia yang cerdas, tak pernah merasa pintar.


inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" bahwa Allah pencipta kita dan darinya kita berasal, dan hanya kepada Allah kita akan dikembalikan..

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" bahwa karena Allah kita beramal, dan kepada Allah kita mempersembahkan yang terbaik ..

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" bahwa kita berasal dari-Nya dan kembali pada-Nya, apa alasan kita untuk memakai hukum selain-Nya?

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" bahwa semua adalah pemberian-Nya, dan akan diambil kembali oleh-Nya..

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" bahwa tak ada yang lebih penting dari-Nya, dan apa yang Dia pentingkan tak pernah remeh..

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" semua milik-Nya, adapun kenikmatan yang kita rasa, itu atas izin-Nya dalam jangka tertentu..

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" bagi-Nya semua ringan, tapi siapa yang bergantung pada-Nya, dia lebih berat dari gunung Uhud.

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" semua akan kembali kepada-Nya, maka berserahlah kepada-Nya, semua akan lebih mudah

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" semua kita bakal mayyit, lantas apa yang perlu disombongkan ?

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" semua akan ditanyai olehnya, entah nikmat entah maksiat, entah taat entah jahat, pilihlah sesukamu!

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" bersabarlah dengan apa yang Allah wajibkan, kelak Dia mengganjarnya saat engkau kembali pada-Nya.

"inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun" sesiapa yang perhatikan kewajiban dari Allah, tak ada kekhawatiran saat dia kembali kepada Allah..

"dia berhijab, tapi..."

kalau ada orang berhijab tapi masih maksiat juga, nasihatilah dia tinggalkan maksiat, tanpa bawa-bawa hijabnya.  Bila ada orang baik tapi belum berhijab juga, nasihati dia berhijab agar bertambah kebaikannya.  Ucapkan selalu kata-kata yang mengilhami manusia untuk taat, bukan kata-kata yang justru menyakiti tak membuat semangat.  Bila belum bisa berhijab, jangan engkau cela saudaramu yang berhijab dengan mencari-cari kesalahannya, salah ya salah, hijab ya hijab.  Bila engkau belum berhijab dengan alasan hijab belum tentu baik maka sebaiknya engkau mencontohkan, bisa berhijab dan baik.  Lagipula tiap manusia berdosa, lihatlah hijab sebagai upaya menjauhi dosa lihat kebaikan sebagaimana adanya, tanpa ditambahi celaan.  

"dia berhijab, tapi..."
sadarkah engkau, "tapi" disini dari syaitan? darinya engkau mencoba mencari-cari kesalahan saudarimu.  lihatlah hijab sebagai pemenuhan kewajiban pada Allah, setidaknya dia sudah takut pada Allah, ingin dekat Allah, ingin jadi kekasih Allah.  Bila engkau sudah berhijab, jangan tinggalkan saudarimu yang masih dalam perjalanan, bimbing, tuntun, teladankan yang baik dan benar.  jadikan hidayah Allah yang engkau dapatkan dengan berhijab menjadi jalan hidayah bagi saudarimu juga untuk berhijab, dengan cara teladan.  dan bila engkau sudah berhijab lalu dicela, tak perlu engkau balas, jangan jadi pikiran ingat niatmu dari dasarnya, "semua karena Allah".

dan bila maksiatmu dikaitkan dengan hijabmu, perbaiki maksiatmu, agar tak lagi ada alasan baginya untuk tidak mencontoh dirimu berhijab. 
hijab adalah ketaatan, Allah akan hargai prosesnya walau belum sempurna, terus belajar sempurnakan berhijab, Allah pasti memudahkan.  hijab itu ketaatan, tak akan berubah walau dicela tentang maksiat, semua orang punya, wajib berhijab tak menunggu bebas dosa.  yang kita khawatirkan hanya satu  : saat ajal datang, kita masih beralasan tidak berhijab, sementara malaikat Izrail tak menerima alasan.  orang maksiat wajib berhijab, orang taat wajib berhijab, malah berhijab itu sudah menjauhi maksiat, dan akan dimudahkan Allah makin taat.  amal baik boleh terlihat namun bagus bila disembunyikan, karena sangat sulit mencari ikhlas dalam keramaian.  khawatir terselip bangga atas pujian, ataupun marah karena celaan, perkara merusak niat dan amalan, atau bukan pada Allah dia ditujukan.

syaitan lebih lincah menyusup daripada udara merusak keseluruhan amal bahkan sebelum diperbuat.  Alangkah deras dan licik bisikan tarikan nafsu dunia kadang dia menang kadang kita bisa mengemudinya.  kita memang tidak sempurna, namun bukan berarti tak ada usaha, perbaikan niat itu harus senantiasa, tak selesai sampai ajal tiba.   Amal baru bernilai dengan niatan yang baik dan hanya yang murni yang layak naik.  In shaa Allah....

Cinta karena Allah (?)

Bilang "cinta karena Allah" namun tanpa kejelasan kapan menikah adalah maksiat yang nyata dan jelas-jelas bakal mengundang fitnah.  Ungkapan "cinta karena Allah" hanya pantas diucap selepas akad, setelah menikah barulah ungkapan ini menjadi berarti bernilai. Seorang lelaki harusnya bisa menahan kata-kata, mengumbar janji, semua sayang, rindu, curah rasa, biarlah selepas akad baru diungkap.  Karena wanita lemah telinganya, mudah terbuai oleh kata-kata, Sebelum menikah jangan banyak umbar janji dan janji tanpa nyata.  Ingat-ingat ta'aruf bukan modus pacaran syariah, ta'aruf tak berarti boleh bertingkah seperti sudah menikah.

Masa depan tiada yang bisa menjamin, tiada yang pasti.  Maka cintailah seperlunya, sayangilah secara semestinya

Tak perlu mengumbar kata, buktikan saja setelah menikah, tidak perlu mengumbar rasa, ada banyak waktu setelah menikah. Jodoh bukannya didekatkan dengan janji, tapi dengan doa dan ketaatan, kalau memang serius kearah kebaikan, jangan mulai dengan dosa :)


Tentang TOLERANSI

"...toleransi itu memahami bukan mengakui, membiarkan bukan membenarkan apalagi ikut memakai atribut agama lain, itu bukan ajaran Islam.."

Renungkan sabda Nabi Muhammad "siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka" (HR Abu Dawud, Ahmad).  Berkenaan hadits ini, Ibnu Taimiyah menulis "minimal, hadits ini menetapkan adanya keharaman meniru-niru ahlu-kitab (nasrani-yahudi), meskipun pada dzahirnya (dapat) menjdikan kafir orang yang meniru-niru kepada mereka".  Apa maksudnya bertasyabbuh? ialah meniru-niru dan menyerupai, baik dalam niat keyakinan ataupun dalam amal perbuatan yang tampak.  Menurut Al-Munaawiy dalam kitab Faidlul-Qadiir, meniru-niru ini termasuk keyakinan dan kehendak, maupun ibadah atau kebiasaan, dalam praktik modern, meniru-niru ini bisa jadi memakai benda khas, atau kebiasaan khas seperti kalung salib, V-Days, tahun baru, dll.  Atau dalam bulan-bulan ini, berpakaian ala sinterklas, mengucap selamat natal, dan semisalnya ini semisal toleransi kebablasan.  Padahal toleransi cukup hanya biarkan penganutnya laksanakan ajarannya, bukan malah ikut dan larut dalam keyakinan dan ibadah mereka.

A : Bagaimana bila bekerja diharuskan memakai atribut khusus natal? 
B : dalam kondisi apapun, tidak ada tawar menawar akidah :) .

A : yang penting kan hatinya tetap iman, walau luarnya pake topi sinterklas. 
B : meniru-niru bukan hanya urusan hati tapi juga urusan amal

A : demi cari makan buat anak dan istri
B : justru itu, memberi makan anak istri harus dengan cara yang baik :)

A : non-Muslim juga pake peci dan ucap salam pas lebaran
B : mereka nggak punya syariat, kita punya, tuntunannya dari nabi lengkap

A : tapi itu kan cuma pakaian, bukan aqidah
B : makanya, cuma pakaian kan, kenapa harus dipaksa-paksain ke Muslim untuk pakai?

A : tapi itu kan cuma pakaian?!
B : kalau pakaian sehari-hari sih ok, ini pakaian sudah khas, khas perayaan natal, maka jelas hukumnya

Masih nekad juga dan anggap enteng meniru-niru ini (tasyabbuh)? coba simak hadits berikut ini : Sabda Nabi "kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya.  Para sahabat lantas bertanya, "apakah yang anda maksud orang-orang Yahudi dan Nasrani, ya Rasulullah?"
Nabi saw menjawab pertanyaan sahabat "siapa lagi (kalau bukan mereka)?" (HR Bukhari)

Yang namanya godaan itu ya dari kecil, nggak langsung gede, penyimpangan itu dari yang kecil yang jadi membesar tanpa sadar.  toleransi itu sederhana "bagimu agamamu, bagiku agamaku" :)

Selasa, 30 September 2014

PT. Surveyor Carbon Consulting Indonesia

PT. SURVEYOR CARBON CONSULTING INDONESIA is one of coal and mineral services company in Indonesia. PT. Surveyor- CCI is providing full services in mining solution to support multi user suply chains, thereby reducing variability, maximizing throughput and reducing demurage.

HISTORY & BRIEF OF SHAREHOLDER
PT. Surveyor Carbon Consulting Indonesia (SCCI) is a subsidiary of PT Surveyor Indonesia (PTSI), an Indonesian state owned enterprise, who has a significant business activity in independent assurance in Indonesia.  SCCI was established in 2002, a joint venture company between PT Surveyor Indonesia (PTSI) and the CCI holding Limited (CCI) of Australia with 50:50% shares.  The CCI Holding Group Carbon Consulting International Pty Ltd, a wholly owned subsidiary, certifies 50% of Australia's coal export is a leading supplier of technical services to the Australian coal mining industry.  Originally, the activity business of SCCI is quite similar with CCI of Australia especially as a corporate company for coal and mineral comodities.

On July 2007, CCI holdings limited had been acquired by Bureau Veritas (BV) of France then 50% of SCCI share was owned by Bureau Veritas, founded in Antwerp, Belgium in 1828.  As of February 2011, 50% share of Bureau Veritas has been released to PT Surveyor Indonesia therefore PT Surveyor Indonesia was fully owned 100% of SCCI's share.  Currently, SCCI activity business are wide developed not only for coal but also mineral, SCCI welcomes the challenge of introducing its global expertise in technical services to the Indonesian coal and mineral mining industry and to your company as our valued customers.

SCCI's analytical capabilities included major analytical instrument and partia list analytical such as :
  • Atomic Absorption Spectrophotometer
  • X-Ray Fluorescence (Subcontracted)
  • Proximate Analyzer Instrument (Moisture, ash and volatile matter)
  • Ultimate Analysis (moisture, ash, sulfur, carbon, hydrogen, Nitrogen, oxygen by difference)
  • Bomb Calorimeter Instrument
  • Fusion Temperature Instrument
  • Free Sweeling Index Instrument
  • Plastometer Instrument
Head Office :
PT. SURVEYOR CARBON CONSULTING INDONESIA
Menara Bidakara 2, 3rd floor Unit 01 & 03A
jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 71-73, Jakarta 12870-Indonesia
ph. (+62 21) 2906 9423, Facs (+62 21) 2906 9422


PT SCCI'S OPERATION :
Samarinda
Jalan Basuki Rahmat no. 4 Samarinda 75121, East Kalimantan, Kalimantan Indonesia
Ph (+62 541) 734 000, 748 226, facs. (+62 541)739 000

Banjarbaru
Jalan Ahmad Yani Km 30 Kel. Guntung Payung Kec. Landasan Ulin-Kota Banjarbaru (Seberang PROBESCO Gunung Payung)
Ph (+62 511) 478 5367 and (+62 541) 478 5369

Palembang
Kompleks Ruko and Pergudangan
Jalan Tembus Terminal Alang-Alang Lebar Blok AB No. 09-10 Km. 9, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang 30154, South Sumatera, Indonesia
Ph. (+62 711) 564 5155, Facs. (+62 711) 564 5156

Berau
Jalan Harm Ayoeb No. 200, RT 13, Sei Bedungan (Front of Pasar Induk) Tanjung Redeb, Berau, East Kalimantan, Indonesia.
Ph (+62 554) 202 0099, Facs (+62 554) 202 0097

Kamis, 11 September 2014

an Amazing Experienced Job

Assalamu'alaikum wr.wb

Hey, untuk postingan kali ini aku bakalan share tentang pengalaman aku di tempat kerja, yang semoga bisa menambah inspirasi bagi kita semua. aamiin..
oke, kita mulai yaaa ^^

Aku bekerja di sebuah perusahaan jasa analisa batubara di Kota Samarinda sebagai analis di bagian Laboratorium.  Jadi tugasku adalah mengerjakan semua analisa batubara seperti Proximate analisis (Inherent Moisture, Ash Content, Volatile Matter), Total Sulphur, Caloric Value, Ash Fussion Temperatur, AAS, Ultimate analisis dan sebagainya.  Yang ingin aku bagi di tulisan kali ini adalah bukan bagaimana aku menganalisa atau proses analisa tersebut, hhi. Aku ingin share pengalaman ku bertemu dengan banyak klien perusahaan kami dari luar negeri.

Yup guys, seperti yang kalian tahu kalau Indonesia kaya akan sumber daya alam, salah satunya batubara.  So, akan banyak klien baik untuk trading dan sebagainya yang memerlukan jasa analisa batubara untuk menge-check "karakteristik" dari batubara mereka.  Yaa klien untuk batubara gak hanya dari Indonesia, tapi juga dari luar negeri.  Aku sangat bersyukur karena Allah menempatkan aku untuk bekerja di perusahaan tempatku bekerja saat ini, karena aku belajar banyak hal dan banyak bertemu hal-hal baru yang tentunya akan menambah pengetahuan dan wawasanku.  Alhamdulillah juga Allah telah menganugerahkan "sedikit" kelebihan di bidang komunikasi terutama komunikasi menggunakan Bahasa inggris.. Yup aku sangat bersyukur karena ketika kita bekerja, kita tidak hanya dituntut untuk "bisa" di bidang yang sedang kita tekuni semasa kuliah, tapi juga kita harus punya "soft skill" yang akan menunjang karier kita.  Jadi gak akan ada kata sia sia, dan semua sangat terasa saat kita sudah bekerja.  Aku bersyukur saat aku di SMP hingga kuliah aku aktif di Organisasi, Akademik, dan kegiatan ekstrakulikuler lainnya.  Aku sangat bersyukur karena semua kegiatan positif itu membentuk karakter ku sekarang.  Alhamdulillah :)

Saat aku memulai karirku menjadi analis laboratorium, aku pikir pekerjaanku hanya akan menganalisa setiap harinya, ternyata TIDAK! inilah rencana Allah yang selalu indah.  Awalnya aku gak pernah cerita sama Supervisorku bahwa aku aktif melisankan bahasa inggris, namun supervisorku mengetahui kalau aku aktif berbahasa inggris dari beberapa sertifikat lomba yang aku lampirkan saat melamar pekerjaan.  Aku inget banget, klien asing pertama dan yang paling berkesan aku temui adalah MR. ALEX AUFISCHER dari Australia, beliau adalah Manajer Lab di sebuah perusahaan batubara.  Jadilah, supervisor memintaku membantu menjelaskan mengenai proses analisa di Lab dan mentranslate apabila ada beberapa pertanyaan.  and IM VERY EXICITED dengan tawaran itu.  Dan saat Mr. ALEX datang ke LAB jadilah aku TOUR GUIDE dadakan yang menemani beliau dan menjelaskan segala proses di Lab.. X) mulai saat itu, setiap ada klien asing datang berkunjung ke perusahaan kami, alhamdulillah aku diberi kepercayaan untuk mendampingi.  Aku seneng, karena gak semua orang dapat kesempatan seperti aku.  Alhamdulillah...
Dihari dan bulan selanjutnya beberapa klien dari luar negeri yang datang selain mr. Alex adalah mr. Kim Liem, Mr. Bryan dari Korea Selatan, Mr. Jonathan dari Switzerland dan masih banyak lagi yang aku lupa namanya. hihihii... Oh iya, sebelum kedatangan klien biasanya supervisor akan memberitahuku jauh-jauh hari bahwa aku akan kedatangan tamu dari negara ini itu, maksudnya biar aku siap-siap gitu, hehehe.  Yup Guys, persiapan itu penting.. selain persiapan mental dan fisik, aku juga membuka-buka kamus untuk menambah kosakata yang mungkin aku perlukan, selain itu aku juga pasti searching di google mengenai GREETINGS dalam bahasa klienku tersebut.. contoh, misalnya Supervisorku bilang kalau aku bakal kedatangan klien dari korea, aku bakalan menyapa klien ku : "Annyeong haseyo" hhe.. ya hal-hal kecil seperti itu masih aku perhatikan, karena kesan pertama sangat menentukan.. Aku punya kepercayaan jika dari awal kita sudah dapat membuat klien nyaman dengan kita, maka dia akan percaya dan nyaman dengan kita.. dan BENAR! alhamdulillah semua klien luar negeri yang pernah aku temui semua mengatakan senang , hhe.

nah guys, selain MR. ALEX yang merupakan salah satu klien favorite dan paling berkesan buat aku (sedikit info nih guys, mr. Alex tuh orangnya ganteng banget hehehehe beliau juga masih muda dan yang paling penting dia Manajer. wkwkwk hahaha sayang aja beliau bukan muslim *ngarep nih yee hhe) klien yang paling berkesan yang baru aja aku temui tanggal 27 dan 28 Agustus 2014 adalah Mr. Qouw dan Mr. Mou dari CHINA :) ...

Jadi waktu itu tanggal 27 Agustus 2014 supervisor aku pak nur kasan ngasitau aku kalau aku bakalan masuk shift III (pukul 23.00-07.00) Karena ada sample urgent dari klien, dan yang paling penting karena klien itu dari luar negeri (China) jadi memang harus aku yang masuk karena selain menganalisa aku juga harus menjelaskan kepada si klien mengenai beberapa proses analisa, yaaa karena aku bisa "sedikit" berbahasa inggris.. hhe. yaudasih aku sanggupin aja.. akhirnya tanggal 27 Agustus itu aku masuk shift III sama kak Dani buat nemenin aku.  Yaa aku udah siap siap sih dengan searching di Google tentang sedikit Greetings dalam bahasa China, begitu ketemu Mr. Qouw langsung aja aku bilang :" Ni hao.." Eh trus si Mr. Qouw kaget gitu sambil ketawa dikit.. terus aku memperkenalkan diri pake bahasa inggris tentunya.. bahasa inggris si Mr. Qouw baguuuus banget, secara beliau kan kerjanya di Germany, Brazil dan Switzerland gitu lah.. trus kita ngobrol sedikit dan beliau bilang seneng banget ketemu aku karena dia bilang daritadi ga ada yang ngerti dia ngomong apa.. hahaha.. nah berhubung udah jam 2 malam dan semua proses industri harus dihentikan akhirnya aku harus mengantar mr.Qouw dan Mr. Mou balik ke Hotel mereka menginap.. Di perjalanan aku jelasin beberapa lokasi di Samarinda dan beberapa makanan tradisional yang harus mereka coba, kaya Nasi Goreng, Mie Goreng dan Nasi kuning.. dan Mr. Qouw bilang bahwa dia ga bisa makan makanan yg bercampur gitu..
nah disela-sela perbincangan si Mr. Mou ada nanya sama Mr. Qouw pakai bahasa china yang intinya kenapa aku menutup kepalaku? (*berjilbab) karena Mr. Mou ini belum tau kalau ada agama Islam.. dan seperti dugaan ku, ternyata si Mr. Qouw ini pinter banget, dia jelasin ke mr. Mou kalau aku seorang Muslim dan itu adalah kewajibanku untuk menutup aurat, padahal si Mr. Qouw ini seorang Budhism loh :D
With Mr. Qouw and Mr. Mou our Client from China :)

well, akhiranya kita udah sampai di Hotel dan besok pagi jam 6.30 aku harus jemput mereka lagi untuk mengantar ke prepparasi.. singkat cerita, keesokan paginya kami bertemu dan disela-sela menunggu sample selesai di preparasi, mr. Qouw tanya : "Mmm... setya sorry. you are a moeslem?" dan aku jawab "Yes. I'm" dan mr. qouw bilang lagi :"Yaa i know because you are covering your head with......" belum selesai mr. Qouw ngomong aku langsung nimpalin,"We are called it Hijab :)".  Mr.Qouw senyum dan bilang "Yeah Hijab. before i go to Indonesia im search on internet that majority in Indonesia is a moeslem and the others is christian, budhism and hindu, right?" aku jawab :"Yap !" dan mr Qouw langsung tanya "my driver in Indonesia is moeslem too.  im very confused when im arrived in Jakarta i met with a woman who covering all her body until her face and its make me scary. hahahaha :D .. she is a moeslem too right? why shes doing like that, and whats the different both of you? and why you're not covering your body like her? ....... ok guys, aku kaget karena ini bener-bener pertanyaan yang bikin aku kaget plus malu.... but, i'll try to answered.. sembari senyum aku jawab : "Feichang ganxie (*terima kasih banget) of your questions mr.Qouw.. im really appreciate that.. im not perfect but i'll try to answer. :)  a women who all covering her body is more loyal to her God.. and a women who are covering all her body because they are really obey not just to their God but to their husband too. because just their husband who can touch and seeing what beautifull her face.  and hijab who covering her face we called it Burqa.. :) .. "
Mr. Qouw senyum dan kembali bertanya :"My driver at special time always asked me to permit him doing a prayer, it takes 3-5 minutes.  for 1 day he doing 3 times right?" .... aku jawab "No sir.  every moeslem have to 5 times a day to do Shalat or praying..." trus si Mr. Qouw nya jawab "What?? 5 times? really? Oh my God.... its a lot Setya.. but, what times ?" wah dengan senang hati banget ya aku jawablah : "We are doing 5 times a day. first is Shubuh at 04.30 am, second is Dzuhur at 12.30 pm , Azhar 03.30 pm, maghrib 06.30 pm and the last is Isya' at 07.30 pm.. its a MUST" nah sambil aku menjelasin gitu si Mr. Qouw sambil belajar ngelafalin ..hahaha mungkin itu kosakata baru bagi dia... mr. Qouw juga tahu loh tentang poligami, dan dia nanya sama aku, ya Aku shock bangetlah.. dia bilang dia tahu dari temennya dia di Jakarta, kalau di Indonesia baik banget kita bisa punya istri lebih dari 1.. trus si mr.Qouw nanya gitulah. yaaa aku jawab dengan ilmu yang pernah aku tahu bahwa ada beberapa persyaratan yang memang harus dipenuhi biar bisa punya istri 4, seperti harus adil, dapat izin dari istri pertama, trus bisa mencukupi segala kebutuhan rumah tangga mereka dan masih banyak lagi.. dan aku bilang ke beliau bahwa wanita yang mau di poligami itu wanita yang super banget karena mau membagi orang yang dicintainya untuk dicintai oleh wanita lain.. dan ga semua wanita punya kekuatan dan kebesaran hati kaya gitu.. terus beliau jawab dia tahu hal itu, karena kalau di China kita punya istri lebih dari satu, istri pertama kita bakalan nembak kita. (Hahahahaha... LOL)

yaaaah itu sedikit intermezzo aja sih disela-sela pekerjaan.  aku seneng banget punya pengalaman seperti ini, bertemu dengan orang-orang yang bener-bener berbeda dari kita mulai dari beda negara, beda agama, dan beda semuanya lah. hehehe... yang jelas ini jadi pelajaran juga buat aku, untuk meningkatkan pemahaman agama ku, karena kita gak akan pernah tau kapan dan apa saja pertanyaan yang akan dilontarkan oleh orang-ornag yang kita temui.  Malu banget kan kalau kita sendiri gak tahu tentang agama kita?? :)

Bekerja dan bertemu dengan orang-orang luar biasa seperti mr. Qouw, Mr. Mou, Mr. Steven Ou, Mr. Tan, Mr. Alex bener-bener membuat aku termotivasi dan tambah semangat.. aku belajar dari mereka mengenai disiplin waktu dan ketelitian dalam bekerja, semuanya !!!! semua dari mereka menginspirasi... sampe ke hal safety juga.... pokoknya bener-bener berkesan lah.. aku harap suatu saat nanti aku bisa bertemu dengan banyak orang lagi yang lebih luar biasa.. aamiin..


Jumat, 29 Agustus 2014

Diary Muslimah Part VII

Seorang lelaki meminta izin bertamasya kepada Rasulullah, maka jawab Rasul,"Tamasya umatku adalah Jihad Fisabilillah" (HR. Abu Dawud).  Sedang kita dalam kelalaian permainan disibukkan oleh perkara-perkara fana, dilelahkan oleh urusan yang tak selesai, yang tak dibawa mati.  Bila tamasyanya kaum muslim adalah jihad, lalu bagaimana kondisi mereka saat sedang tidak jihad?  Bagi muslim di Gaza, genjatan senjata ini karunia Allah, bagi muslim lain sebuah teguran karena belum bisa membantu membebaskan mereka.  Bila bagi kaum muslim jihad adalah tamasya, maka rentang diantara keduanya adalah waktu bekerja.